
Station ID dan jingle
Station ID menyebut nama stasiun atau format dengan jelas. Jingle biasanya menggabungkan voice dengan musik atau melodi. Sweeper lebih pendek dan cocok di antara lagu atau segmen. Semuanya membentuk identitas suara stasiun.
Konsistensi brand
Pendengar seharusnya mengenali stasiun dalam beberapa detik. Voice, warna suara, music bed, dan level perlu terasa satu keluarga. Bangun satu paket terarah daripada ID yang saling tidak berhubungan.
Menulis skrip
Letakkan nama stasiun atau frekuensi di awal, lalu tambahkan slogan, kota, atau nama acara. Kalimat panjang kehilangan dampak di antara lagu.
Voice dan produksi
Radio membutuhkan kejernihan. Compression, EQ, dan limiting harus dikontrol. Reverb pendek meninggalkan ruang untuk lagu berikutnya dan music bed perlu mengalah di area voice.
Workflow AI
Tulis beberapa skrip pendek, uji voice profile, dan ekspor versi dry serta versi produced. Atur file berdasarkan kampanye, durasi, dan format.
Playout
Masukkan ID ke automation system, sampler, atau playout. Potong silence yang tidak perlu dan cocokkan loudness dengan program.
Sponsorship
Pisahkan ID editorial dari pesan sponsor. Klaim komersial harus dapat dibuktikan dan musik pihak lain memerlukan hak.
Kesimpulan
Branding radio yang bagus singkat, berulang, dan teknisnya bersih. AI mempercepat produksi, tetapi teks, timing, dan arah brand tetap membutuhkan keputusan manusia.